Materi 8 (Hakikat dan proses membaca)



Hakikat dan proses membaca

  • Hakikat membaca.
A.   Peranana Membaca

Membaca memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan umat manusia, baik dalam konteks individual maupun komunal. Fars (1984) mengatakan bahwa jantung pendidikan adalah membaca (Reading is the heart of education), kalau mau menjadi insan yang terdidik, orang harus membaca, tidak ada orang terdidik tanpa melalui membaca. Hal yang samapun juga diungkapkan oleh Adller (1967) yang mana dia mengatakan  (reading is a basic tooling in living a good life) , membaca merupakan alat utama agar seseorang dapat menggapai  kehidupan yang baik. Ahmad Slamet Harjasujana (1988) menyinggung tentang membaca, yang dimana dia mengungkapkan bahwa membaca adalah syarat bangsa indonesia dapat menciptakan /mewujudkan kemerdekaan, disini masyarakat indonesia dituntut untuk menjadi masyarakat ang liberal, yakni masyarakat yang menjadikan aktifitas baca tulis sebagai bagian dari budaya hidupnya, mengapa bisa begitu? Karena sesungguhnya keterampilan membaca merupakan penghantar sumber daya yang ampuh untuk memberdaya guna kan SDM indonesia yang jumlahnya sangat banyak, tetapi belum sepenuhnya dimanfaatkan dengan baik.

B.   Pentingnya Dan Proses Membaca

Pengertian membaca sudah banyak diungkapkan oleh para ahli, dari pengertian-pengertian yang diungkapkan para ahli, dapat diklasifikasikan kedalam 3 kelompok besar yaitu:
1.      Membaca itu berawal dengan tanda dan pertanda.
2.      Pengertian membaca yang ditarik sebagai interprestasi lambang grafis, upaya memperoleh makna dari untaian huruf tertentu.
3.      Penariakn dari 2 poin diatas tentang pengertian membaca yang meliputi membaca merupakan perpaduan antara pengalaman  dan upaya memahami lambang- lambang grafis.

  • Membaca sebagai proses
Membaca pada prinsipnya merupakan interaksi antara pembaca dan penulis. Membaca sering kali dianggap sebagai kegiatan pasif, membaca bukanlah proses pasif, melainkan aktif yang artinya pembaca harus dengan aktif berusaha menangkap isi bacaan yang dia baca tidak hanya menerimanya saja.


A.   Proses Psikologi.
Dalam hal ini dipengaruhi oleh hal-hal yang sifatnya psikologi pembaca seperti intelegensi, usia mental, jenis kelamin, tigkat sosial ekonomi, ras, bahasa, dan lain-lain. Akan tetapi menurut Harris (1970) faktor terpenting dalam kesiapan membaca adalah intelegensi umum.

B.   Proses Sensoris.
Mengandung pengertian dimana bahwa kegiatan membaca itu dimulai dengan melihat lewat indera mata, setelah itu dilakukan pemaknaan dan pengucapan terhadapnya.

C.   Proses Perseptual.
Mendefinisikan bahwa membaca merupakan proses mengasosiasikan makna dan interpretasi berdasarkan pengalaman tentang stimulus atau lambang,serta respon yang menghubungkan makna dengan stimulus dan lambang tersebut.

D.   Proses Perkembangan.
Membaca itu pada dasarnya merupakan suatu proses perkembangan yang terjadi sepanjang hayat seseorang.

E.    Proses Keterampilan.
Membaca merupakan sebuah keterampilan berbahasa (language skills) yang sifatnya objektif, bertahap, bisa digeneralisasikan, merupakan perkembangan konsep, pengenalan dan identifikasi, serta merupakan interpretasi mengenai informasi. Sifat proses perkembangan dapat dijelaskan sebagai berikut :
a.       Keterampilan itu objektif (tidak tergantung pada materi, metode, ataupun tingkatan akademis)
b.      Keterampilan mempunyai sifat berlanjut (pengajaran tentang konsonan awal sebelum konsonan akhir, tanda titik sebelum tanda tanya)
c.   Keterampilan itu bisa digeneralisasikan (dapat diterapkan kapan saja dan dimana saja tentang keterampilan membaca)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi 9 (Strategi Pembelajaran Membaca)

Matrei 7 (REFLEKSI Praktek Keterampilan Berbicara)

Materi 3 (Strategi Berbahasa Menyimak)